Perih,
Oleh : B. Husnayain
Kembali kulintasi
malam sunyiku
Bersama terpaan
angin malam yang setia menemani perihnya lukaku
Serta
bintang-bintang yang mengamati kepedihanku
Di dalam gelapnya
kalbu yang setia menyelimuti kesepianku
Aku
terlelap dalam sebuah lintasan batinku
Yang
selalu dihantui oleh sosokmu
Yang
setia merasuki jalan pikiranku
Tuk
selalu memikirkanmu
Kau tahu?
Terluka hati ini
hadapi sikapmu
Tercabik hati ini
rasakan kasarnya lisanmu
Lumpuhkan jiwa dan
hatiku
Membuatku terus
bertanya
“Apa salah
diriku?”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar